× Note : Matikan adblock pada komputer/handphone Anda untuk mengakses link download.
Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMK. Tampilkan semua postingan

Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint

Berikut ini adalah arsip berkas kumpulan Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint.

Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint
Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint

Download Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint

Bahan Materi Ajar (Media Pembelajaran) untuk Guru TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) SMK Dilengkapi Presentasi Microsoft PowerPoint.

Selengkapnya silahkan lihat dan unduh pada link di bawah ini:

Contoh Salah Satu Materi: Simulasi Digital Format Microsoft PowerPoint


Download File:


Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Materi Ajar Guru TKJ SMK Dilengkapi Presentasi PowerPoint. Semoga bermanfaat.

Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK

Berikut ini adalah arsip berkas Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK. Download file format .docx Microsoft Word.

Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK
Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK

Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK

Berkas Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK ini diharapkan bisa menjawab pencarian anda terkait dengan program kerja wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMP SMA SMK, program kerja wakasek kurikulum document, laporan program kerja waka kurikulum, contoh program kerja wakil kepala sekolah SMP SMA SMK, program kerja wakasek kurikulum SMP SMA SMK 2017, program kerja waka kurikulum SMP SMA SMK 2017, program kerja kurikulum SMP SMA SMK doc dan lain-lain.

    Download Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK

    Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat atau unduh pada link di bawah ini:

    Download File:

    Program Kerja Waka Kurikulum SMP MTs 2016-2017.doc
    Program Kerja Waka Kurikulum SMK SMA MA 2016-2017.docx


    Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Program Kerja Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum SMP MTs SMA MA SMK. Semoga bisa bermanfaat.

    Format Administrasi Perpustakaan Sekolah Lengkap

    Berikut ini adalah berkas Format Administrasi Perpustakaan Sekolah Lengkap. Download file dalam format .docx Microsoft Word. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai contoh atau referensi ditujukan untuk Pengelola Perpustakaan Sekolah dan pihak terkait lainnya seperti Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Pendidik, Tenaga Kependidikan dan lain-lain di SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, MAK atau sederajat.

    Format Administrasi Perpustakaan Sekolah Lengkap
    Contoh Format Administrasi Perpustakaan Sekolah

    Contoh Format Kelengkapan Administrasi Perpustakaan Sekolah 

    Contoh Format Kelengkapan Administrasi Perpustakaan Sekolah ini terdiri dari 19 file yaitu:
    1. Kartu Anggota.docx (37.1 kB)
    2. Kartu Buku.docx (14.3 kB)
    3. Kartu Slip Kembali.docx (14.4 kB)
    4. Katalog.docx (14.5 kB)
    5. Buram Katalog.docx (93.6 kB)
    6. Formulir Keanggotaan Pustaka.docx (88.3 kB)
    7. Pesanan Buku.docx (16.3 kB)
    8. Buku Induk Perpustakaan.docx (18.7 kB)
    9. Buku Kunjungan Harian Perpustakaan.docx (16.7 kB)
    10. Buku Kunjungan Kelas Perpustakaan.docx (15.3 kB)
    11. Permohonan Fotocopy Koleksi.docx (13.4 kB)
    12. Pemakaian Koleksi AV (Audio Visual).docx (71.2 kB)
    13. Penggunaan Fasilitas.docx (68.9 kB)
    14. Grafik Laporan.docx (83.7 kB)
    15. Laporan Keuangan.docx (73.6 kB)
    16. Laporan Pengunjung.docx (34.7 kB)
    17. Laporan Peminjaman.docx (29.9 kB)
    18. Rekapitulasi Peminjaman Buku.docx (32.0 kB)
    19. Administrasi Perawatan Perpustakaan.docx (72.4 kB)

    Kumpulan Format Administrasi Perpustakaan Sekolah ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan pencarian berkas Contoh Format Administrasi Perpustakaan Sekolah lainnya sepertidownload administrasi perpustakaan sekolah dasar, contoh buku pengunjung perpustakaan, administrasi perpustakaan sekolah doc, contoh format daftar hadir pengunjung perpustakaan, buku induk perpustakaan, contoh buku administrasi perpustakaan sekolah, makalah administrasi perpustakaan, format buku peminjaman perpustakaan sekolahdan lain-lain.

      Download Contoh Administrasi Perpustakaan Sekolah Lengkap Format File .docx Microsoft Word

      Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview salah satu file di bawah ini:

      Contoh Format Kartu Buku Perpustakaan Sekolah



      Download File:


      Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Format Administrasi Perpustakaan Sekolah Lengkap. Semoga bisa bermanfaat.

      Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah

      Berikut ini adalah berkas Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah. Download file dalam format .xlsx atau .xlsm Microsoft Excel. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk Guru, Kepala Sekolah dan pihak lain yang berkepentingan.

      Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah
      Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah

      Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah Format Microsoft Excel

      Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah yang dimaksud adalah TRIMS (Tool for Reporting and Information Management by Schools) adalah aplikasi sederhana tetapi informatif berbasis excel untuk memperkuat Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) yang dikembangkan melalui program BEC TF. Aplikasi sekolah bermanfaat tidak hanya untuk mengumpulkan data tetapi juga analisis, pelaporan dan mengelola informasi tingkat sekolah dalam rangka memperkuat implementasi MBS. Aplikasi Kabupaten/Kota menfasilitasi proses perencanaan, penganggaran, dan kebijakan berbasis data menjadi lebih mudah, efisien dan akurat. Aplikasi TRIMS tingkat sekolah juga sudah bisa impor.data yang relevan dari aplikasi Dapodik Dikdas. Salah satu manfaat nyata TRIMS yang sudah dirasakan oleh sekolah dan beberapa kabupaten/kota adalah menfasilitasi monitoring dan evaluasi capaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) sesuai Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 15 Tahun 2010 Tentang Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota. (Sumber: http://bos.kemdikbud.go.id).



        Download Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah Format Microsoft Excel dan Panduan Operasional (Manual) Lengkap

        Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview salah satu file di bawah ini:

        Aplikasi Laporan Status SPM Standar (Pelayanan Minimal) Sekolah



        Download File:

        TRIMS Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah dan Manual Lengkap.rar
        File terdiri dari:

        Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Aplikasi Pelaporan dan Manajemen Informasi Sekolah Format Microsoft Excel. Semoga bisa bermanfaat.

        Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel

        Berikut ini adalah berkas Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel. Download file dalam format .xlsm. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk para Guru, Kepala Sekolah atau pihak lainnya yang berkepentingan dengan pengelolaan perpustakaan sekolah di SD-MI SMP-MTs SMA-MA SMK dan sederajat.

        Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel
        Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah

        Aplikasi Cetak Kartu Anggota Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Gratis

        Di dalam Aplikasi Cetak Kartu Anggota Perpustakaan Sekolah ini terdiri dari beberapa sheet diantaranya:
        • Data Sekolah
        • Data Siswa
        • Data Foto Siswa
        • Cetak Kartu Bagian Depan
        • Cetak Kartu Bagian Belakang
        • About berisi Profil dan Contact Person lengkap dari pembuat aplikasi ini yaitu Ibu Nurhayati, M.Pd. SDN Bungur Pacitan.  

        Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan berkas Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah lainnya seperti contoh kartu anggota perpustakaan smp, aplikasi kartu perpustakaan, kartu perpustakaan menggunakan excel, cara membuat kartu perpus, aplikasi cetak kartu perpustakaan gratis, kartu anggota perpustakaan sekolah dasar, kartu peminjaman perpustakaan, aplikasi pembuat kartu anggota gratis dan lain-lain.

          Download Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format File .xlsm Microsoft Excel

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview di bawah ini:

          Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel



          Download File:
          Aplikasi Cetak Kartu Anggota Perpustakaan Sekolah.xlsm

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Aplikasi Cetak Kartu Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel. Semoga bisa bermanfaat.

          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word

          Berikut ini adalah berkas untuk contoh format penyusunan Program Kerja Perpustakaan untuk SMK atau juga SMA. Download file dalam format .docx Microsoft Word. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk Pengelola Perpustakaan termasuk Kepala Sekolah, Guru serta Staf Tata Laksana atau Tata Usaha di sekolah.


          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word
          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word

          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan berkas Contoh Program Kerja Perpustakaan lainnya seperti program kerja perpustakaan sekolah doc, kumpulan program kerja perpustakaan SMP, program kerja perpustakaan perguruan tinggi, program kerja perpustakaan SD doc, program kerja perpustakaan SMP pdf, program kerja kepala perpustakaan madrasah, program kerja perpustakaan SMP 2016, program aplikasi perpustakaan dan lain-lain.

          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word

          Pada Contoh Program Kerja Perpustakaan untuk SMK ini susunannya terdiri dari mulai Jilid/Cover, Lembar Pengesahan Program Kerja, Bagian Pendahuluan memaparkan tentang Latar Belakang, Dasar Hukum, Tujuan Umum dan Tujuan Khusus, Fungsi dan Sasaran Perpustakaan Sekolah, Program Kerja jangka Pendek dan Jangka Panjang, Jenis-jenis Layanan Perpustakaan Sekolah.

          Tabel Rencana Kerja/Program Kerja Perpustakaan terdiri dari kolom Jenis Program, Jenis Kegiatan, Waktu Pelaksanaan dan Keterangan.

          Dilampirkan juga Struktur Organisasi Pengelola Perpustakaan lengkap dengan diagram dan keterangan Uraian Tugas masing-masing jabatan dalam organisasi pengelola perpustakaan sekolah.

          Seperti dituliskan dalam bagian Penutup, Program Kerja Perpustakaan ini merupakan acuan, pedoman dan rencana untuk 1 tahun. Peran serta semua pihak sangat berpengaruh pada realisasi program kerja perpustakaan ini. Karenanya, diharapkan semua pihak dapat terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka merealisasikan berbagai program yang telah dibuat.

          Download Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format File .docx Microsoft Word

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview di bawah ini:

          Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word



          Download File:


          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Contoh Program Kerja Perpustakaan SMK Format Microsoft Word. Semoga bisa bermanfaat.

          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel

          Berikut ini adalah berkas Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel. Download file dalam format .xlsx Microsoft Excel. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk para Guru Mata Pelajaran di sekolah.

          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran - Form Administrasi Guru Format Microsoft Excel
          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran - Form Administrasi Guru Format Microsoft Excel


          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan berkas Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran lainnya seperti download aplikasi administrasi guru, aplikasi administrasi guru dengan excel, aplikasi administrasi guru kurikulum 2013, aplikasi administrasi guru kelas, perangkat administrasi guru, 27 administrasi guru, aplikasi guru mata pelajaran, administrasi guru SMP lengkap dan lain-lain.

          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel

          Pada Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel ini menu-menu terdiri dari Format Isian Administrasi Pembelajaran diantaranya:

          Data Isian:
          • Data Isian
          • Cover Buku
          • Daftar Isi
          • Kalender Akademik
          • Jadwal Mengajar
          Perencanaan:
          • KKM (Kriteria Kelulusan Minimal)
          • Isian Silabus
          • Program Tahunan
          • Program Semester
          • RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
          Pelaksanaan:
          • Absensi atau Daftar Kehadiran Siswa
          • Agenda Kegiatan Pembelajaran
          Penilaian:
          • Nilai Ulangan Harian
          • Nilai Tugas/Praktik
          • Nilai Afektif
          Evaluasi:
          • Koreksi UTS
          • Analisis Butir Soal UAS
          • Koreksi UAS
          Analisis dan Hasil:
          • Rekapitulasi Nilai
          • Analisis Ketuntasan (Analisis Nilai dan Program Remidiasi/Pengayaan)
          • Nilai Raport
          • Analisis DSS/DSK (Analisis Pencapaian Target Kurikulum dan Daya Serap Kelas)

          Download Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel

          Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview di bawah ini:

          Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel



          Download File:

          Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Aplikasi Administrasi Guru Mata Pelajaran Format Microsoft Excel. Semoga bisa bermanfaat.

          Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS

          Berikut ini adalah informasi tentang Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

          Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS
          Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS

          Untuk aplikasi silahkan lihat Alpeka BOS 2017 Versi 2 FINAL. Download file dalam format .xlsm Microsoft Excel. Alpeka (Aplikasi Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS) ini rilis pada 12 Maret 2017 dan disesuaikan dengan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang ditetapkan di Jakarta pada tanggal 22 Februari 2017.

          Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS

          Berikut ini kutipan keterangan tentang Pertanggungjawaban Keuangan BOS dalam Bab VIII Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS:

          A. Pembukuan, Laporan, dan Transparansi di Sekolah
          1. Pembukuan
          Dalam pengelolaan BOS, sekolah harus menyusun pembukuan secara lengkap sesuai dengan standar pengelolaan pendidikan dan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang penatausahaan dan pertanggungjawaban lembaga pengelola keuangan. Adapun pembukuan dan dokumen pendukung yang harus disusun oleh sekolah sebagai berikut:

          a. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
          RKAS ditandatangani oleh kepala sekolah, Komite Sekolah, dan ketua yayasan (khusus untuk sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat), dan dibuat 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun pada awal Tahun Pelajaran, tetapi perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. RKAS harus dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci, yang dibuat tahunan dan triwulan untuk setiap sumber dana yang diterima sekolah.

          b. Buku Kas Umum
          Buku Kas Umum (BKU) disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. Pembukuan dalam BKU meliputi semua transaksi eksternal, yaitu yang berhubungan dengan pihak ketiga:
          1) kolom penerimaan memuat penerimaan dari penyalur dana (BOS atau sumber dana lain), penerimaan dari pemungutan pajak, dan penerimaan jasa giro dari bank;
          2) kolom pengeluaran memuat pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa, biaya administrasi bank, pajak atas hasil dari jasa giro, dan setoran pajak.
          BKU harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) dan transaksi yang dicatat di dalam buku kas umum juga harus dicatat dalam buku pembantu, yaitu buku pembantu kas, buku pembantu bank, dan buku pembantu pajak. Formulir yang telah diisi ditandatangani oleh Bendahara dan kepala sekolah.

          c. Buku Pembantu Kas
          Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan kepala sekolah.

          d. Buku Pembantu Bank
          Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek, giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan kepala sekolah.

          e. Buku Pembantu Pajak
          Buku pembantu pajak berfungsi mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak.

          f. Opname Kas dan Berita Acara Pemeriksaan Kas
          Setiap akhir bulan BKU ditutup dan ditandatangani oleh kepala sekolah dan Bendahara. Sebelum penutupan BKU, kepala sekolah melakukan opname kas dengan menghitung jumlah kas baik yang ada di sekolah (kas tunai) maupun kas yang ada di bank (buku tabungan sekolah). Hasil dari opname kas kemudian dibandingkan dengan saldo akhir BKU pada bulan bersangkutan. Apabila terjadi perbedaan, maka harus dijelaskan penyebab perbedaannya. Setelah pelaksanaan opname kas, maka kepala sekolah dan Bendahara menandatangani Berita Acara Pemeriksaan Kas.

          g. Bukti pengeluaran
          1) Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi yang sah.
          2) Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai bea materai.
          3) Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya.
          4) Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi. 
          5) Setiap bukti pembayaran harus disetujui kepala sekolah dan dibayar lunas oleh Bendahara.
          6) Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh Bendahara sebagai bahan bukti dan bahan laporan. Terkait dengan pembukuan dana yang diperoleh sekolah untuk BOS, perlu memperhatikan hal-hal berikut:
          a. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer, Bendahara wajib mencetak buku kas umum dan buku pembantu paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan dan menatausahakan hasil cetakan BKU dan buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani kepala sekolah dan Bendahara.
          b. Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam BKU dan buku pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal kejadiannya.
          c. Uang tunai yang ada di kas tunai tidak lebih dari ketentuan peraturan perundang-undangan.
          d. Apabila Bendahara berhenti dari jabatannya, maka BKU, buku pembantu, dan bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dengan Berita Acara Serah Terima.
          e. BKU, buku pembantu kas, buku pembantu bank, buku pembantu pajak, bukti pengeluaran, dan dokumen pendukung bukti pengeluaran BOS (kuitansi/ faktur/nota/bon dari vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan audit. Setelah diaudit, maka data tersebut dapat diakses oleh publik.
          f. Seluruh arsip data keuangan ditata dengan rapi sesuai dengan urutan nomor dan tanggal kejadiannya, dan disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. Seluruh dokumen pembukuan ini harus disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah, Tim BOS Kabupaten/Kota (pendidikan dasar) atau Tim BOS Provinsi (pendidikan menengah dan pendidikan khusus), dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          2. Pelaporan
          a. Realisasi Penggunaan Dana Tiap Sumber Dana
          Laporan ini disusun berdasarkan BKU dari semua sumber dana yang dikelola sekolah pada periode yang sama. Laporan ini dibuat setiap triwulan dan ditandatangani oleh Bendahara, kepala sekolah, dan Komite Sekolah. Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS. Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima hibah selaku obyek pemeriksaan. Dokumen ini harus disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah, Tim BOS Kabupaten/Kota (pendidikan dasar) atau Tim BOS Provinsi (pendidikan menengah dan pendidikan khusus), dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          b. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan BOS
          Laporan ini merupakan rekapitulasi penggunaan BOS berdasarkan standar pengembangan sekolah dan komponen pembiayaan BOS. Belanja/penggunaan dana yang dilaporkan merupakan seluruh belanja/penggunaan dana yang bersumber dari BOS yang diterima sekolah pada tahun berkenaan. Sisa BOS tahun sebelumnya tidak dilaporkan pada laporan BOS tahun ini, akan tetapi tetap tercatat sebagai penerimaan sekolah dari sumber lain dan tetap tercatat penggunaannya pada pembukuan anggaran sekolah. Laporan ini dibuat tiap triwulan dan ditandatangani oleh Bendahara, kepala sekolah, dan Komite Sekolah, disimpan di sekolah, dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah, Tim BOS Kabupaten/Kota (pendidikan dasar) atau Tim BOS Provinsi (pendidikan menengah dan pendidikan khusus), dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan. 

          c. Pencatatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat
          Dokumen ini harus disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah, Tim BOS Kabupaten/Kota (pendidikan dasar) atau Tim BOS Provinsi (pendidikan menengah dan pendidikan khusus), dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          Dokumen laporan ini terdiri atas:
          1) lembar pencatatan pengaduan masyarakat;
          2) lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran.

          d. Laporan Aset
          Sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan daerah, setiap sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah yang menerima BOS wajib melaporkan seluruh belanja yang telah dilakukan, termasuk hasil pembelian barang yang menjadi aset pemerintah daerah. Hasil pembelian barang yang dilaporkan merupakan pembelian barang yang dilakukan oleh sekolah menggunakan dana yang berasal dari BOS yang diterima pada tahun berkenaan. Mekanisme pelaporan belanja dari BOS dan penerimaan barang aset kepada pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan keuangan daerah dari Kementerian Dalam Negeri.

          e. Laporan ke Dinas Pendidikan
          Selain laporan yang disimpan di sekolah sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Sekolah juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada Tim BOS Kabupaten/Kota (pendidikan dasar) atau Tim BOS Provinsi (pendidikan menengah dan pendidikan khusus). Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut merupakan kompilasi tahunan dari laporan rekapitulasi penggunaan BOS tiap triwulan. Kompilasi laporan ini diserahkan paling lama tanggal 5 Januari tahun berikutnya. 
          Selain laporan di atas, sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah juga harus menyampaikan laporan hasil belanja dari BOS dan penerimaan barang aset pemerintah daerah dengan tata cara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dari Kementerian Dalam Negeri.

          f. Laporan Online ke Laman BOS
          Selain laporan berupa dokumen cetak yang disampaikan ke dinas pendidikan, Tim BOS Sekolah juga harus menyampaikan laporan penggunaan dana secara online ke laman BOS. Informasi penggunaan dana yang disampaikan sebagai laporan online merupakan informasi yang didapat dari laporan rekapitulasi penggunaan BOS tiap triwulan. Laporan ini harus diunggah ke laman BOS setiap triwulan pada awal triwulan berikutnya.

          3. Transparansi
          Sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam pengelolaan program dan penggunaan BOS, sekolah harus menyusun dan mempublikasikan dokumen pendukung transparansi informasi secara lengkap. Dokumen pendukung yang harus dipublikasikan oleh sekolah sebagai upaya transparansi meliputi:

          a. Realisasi Penggunaan Dana Tiap Sumber Dana
          Dokumen yang digunakan adalah laporan realisasi penggunaan dana tiap sumber dana sebagaimana dimaksud dalam huruf 2.a di atas. Laporan ini harus dipublikasikan setiap triwulan mengikuti periode pembuatan laporan tersebut. Publikasi laporan dilaksanakan melalui pemasangan pada papan informasi sekolah atau tempat lainnya yang mudah diakses oleh masyarakat.

          b. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana
          Dokumen yang digunakan adalah laporan rekapitulasi penggunaan dana berdasarkan komponen pembiayaan BOS sebagaimana dimaksud dalam huruf 2.b di atas. Laporan ini harus dipublikasikan setiap triwulan mengikuti periode pembuatan laporan tersebut. Publikasi laporan dilaksanakan melalui pemasangan pada papan informasi sekolah atau tempat lainnya yang mudah diakses oleh masyarakat. 

          B. Laporan Tingkat Kabupaten/Kota
          1. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan BOS
          Laporan ini merupakan rekapitulasi penggunaan BOS berdasarkan standar pengembangan sekolah dan komponen pembiayaan BOS. Belanja/penggunaan dana yang dilaporkan merupakan seluruh belanja/penggunaan dana yang bersumber dari BOS yang diterima sekolah pada tahun berkenaan. Laporan ini merupakan rekapitulasi atas kompilasi tahunan dari laporan rekapitulasi penggunaan BOS tiap triwulan yang telah disampaikan oleh sekolah pada jenjang pendidikan dasar. Laporan ini dibuat tiap akhir tahun dan ditandatangani oleh Ketua Tim BOS Kabupaten/Kota, serta disimpan pada dinas pendidikan kabupaten/ kota dan diperlihatkan kepada Tim BOS Provinsi dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          2. Pencatatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat
          Dokumen ini harus disimpan pada dinas pendidikan kabupaten/kota dan diperlihatkan kepada Tim BOS Provinsi dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan. Dokumen laporan ini terdiri atas:
          a. lembar pencatatan pengaduan masyarakat;
          b. lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran; dan
          c. informasi tentang jenis kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

          3. Laporan Hasil Belanja BOS Sekolah yang Diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah
          Dinas pendidikan kabupaten/kota melalui Tim BOS Kabupaten/ Kota harus membuat rekapitulasi atas laporan belanja dari BOS yang disampaikan oleh sekolah pada jenjang pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah, termasuk data barang yang menjadi aset pemerintah daerah. Laporan yang direkapitulasi merupakan laporan atas seluruh belanja yang dilakukan oleh sekolah menggunakan dana yang berasal dari BOS yang diterima oleh sekolah pada tahun berkenaan. Laporan ini disusun mengikuti ketentuan peraturan perundang- undangan dari Kementerian Dalam Negeri. 

          4. Laporan ke Dinas Pendidikan Provinsi
          Selain laporan yang disimpan pada dinas pendidikan kabupaten/kota sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Kabupaten/Kota juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada Tim BOS Provinsi. Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut merupakan rekapitulasi tahunan atas kompilasi dari rekapitulasi tahunan penggunaan BOS yang telah disampaikan oleh sekolah pada jenjang pendidikan dasar. Kompilasi laporan ini diserahkan paling lama tanggal 10 Januari tahun berikutnya.

          5. Laporan ke Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
          Selain laporan yang disimpan pada dinas pendidikan kabupaten/ kota sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Kabupaten/ Kota juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota. Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut merupakan rekapitulasi belanja BOS di sekolah pada jenjang pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah. Laporan ini disusun mengikuti ketentuan peraturan perundang- undangan dari Kementerian Dalam Negeri.

          C. Laporan Tingkat Provinsi
          1. Laporan Realisasi Penyerapan Dana
          Laporan ini bertujuan untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil. Laporan ini dibuat tiap triwulan untuk daerah nonterpencil dan tiap semester untuk daerah terpencil, dan ditandatangani oleh kepala dinas pendidikan provinsi, serta disimpan pada dinas pendidikan provinsi untuk diperlihatkan kepada Tim BOS Pusat dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          2. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan BOS
          Laporan ini merupakan gabungan dari 2 (dua) jenis laporan, yaitu: a. rekapitulasi dari Tim BOS Provinsi terhadap kompilasi tahunan dari laporan rekapitulasi penggunaan BOS tiap triwulan yang disampaikan oleh Tim BOS pendidikan menengah dan pendidikan khusus; b. rekapitulasi dari Tim BOS Provinsi terhadap laporan tahunan rekapitulasi penggunaan BOS di tiap kabupaten/kota yang disampaikan oleh Tim BOS Kabupaten/Kota. Laporan ini merupakan rekapitulasi penggunaan BOS berdasarkan standar pengembangan sekolah dan komponen pembiayaan BOS. Belanja/penggunaan dana yang dilaporkan merupakan seluruh belanja/penggunaan dana yang bersumber dari BOS yang diterima sekolah pada tahun berkenaan.Laporan ini dibuat tiap akhir tahun dan ditandatangani oleh Ketua Tim BOS Provinsi, serta disimpan pada dinas pendidikan provinsi untuk diperlihatkan kepada Tim BOS Pusat dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          3. Pencatatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat
          Dokumen ini harus disimpan pada dinas pendidikan provinsi dan diperlihatkan kepada Tim BOS Pusat dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan. Dokumen laporan ini terdiri atas:
          a. lembar pencatatan pengaduan masyarakat;
          b. lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran; dan
          c. informasi tentang jenis kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

          4. Laporan Kegiatan
          Laporan ini merupakan laporan kegiatan pendukung BOS yang telah dilaksanakan di provinsi yang meliputi kegiatan sosialisasi, pelatihan, pengadaan, monitoring dan evaluasi, dan kegiatan lainnya. Kegiatan pendukung BOS yang dilaksanakan di provinsi tergantung pada ketersediaan dana kegiatan dari pusat atau dari APBD provinsi, dan/atau sumber dana lain yang tersedia. Laporan ini dibuat di tiap akhir pelaksanaan dan ditandatangani oleh Ketua Tim BOS Provinsi, serta disimpan pada dinas pendidikan provinsi untuk diperlihatkan kepada Tim BOS Pusat dan pemeriksa lainnya apabila diperlukan.

          5. Laporan Hasil Belanja BOS Sekolah yang Diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah
          Dinas pendidikan provinsi melalui Tim BOS Provinsi harus membuat rekapitulasi atas laporan belanja dari BOS yang disampaikan oleh sekolah pada jenjang pendidikan menengah dan sekolah luar biasa negeri, termasuk data barang yang menjadi aset pemerintah daerah. Laporan yang direkapitulasi adalah laporan atas seluruh belanja yang dilakukan oleh sekolah menggunakan dana yang berasal dari BOS yang diterima oleh sekolah pada tahun berjalan. Laporan ini disusun mengikuti ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan dari Kementerian Dalam Negeri.

          6. Laporan ke Tim BOS Pusat
          Selain laporan yang disimpan pada dinas pendidikan provinsi sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Provinsi juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada Tim BOS Pusat. Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut adalah:
          a. menyampaikan laporan pencairan tiap triwulan kepada Tim BOS Pusat yang terdiri atas:
          1) dokumen SP2D pencairan dalam bentuk soft copy;
          2) rincian pencairan dana masing-masing jenjang di tiap kabupaten dalam bentuk soft copy;
          3) data pencairan/penyaluran dana di tiap sekolah dari lembaga penyalur dalam bentuk soft copy.
          b. laporan realisasi penyerapan BOS tiap triwulan untuk daerah non terpencil. Laporan ini diserahkan paling lambat pada minggu kedua bulan kedua tiap triwulan berjalan;
          c. laporan realisasi penyerapan BOS tiap semester untuk daerah terpencil. Laporan ini diserahkan paling lambat pada minggu kedua bulan kelima tiap semester berjalan;
          d. rekapitulasi tahunan penggunaan BOS. Laporan ini diserahkan paling lambat tanggal 20 Januari tahun berikutnya.

          7. Laporan ke Pemerintah Daerah Provinsi
          Selain laporan yang disimpan pada dinas pendidikan provinsi sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Provinsi juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada pemerintah daerah provinsi. Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut adalah rekapitulasi belanja BOS di sekolah pada jenjang pendidikan menengah dan sekolah luar biasa negeri. Laporan ini disusun mengikuti ketentuan yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan dari Kementerian Dalam Negeri.

          D. Laporan Tingkat Pusat
          1. Laporan Realisasi Penyerapan Dana
          Laporan ini merupakan rekapitulasi dari laporan penyerapan dana yang dikirim oleh setiap Tim BOS Provinsi yang dilakukan oleh Tim BOS Pusat menjadi rekapitulasi nasional. Laporan ini dibuat untuk menghitung kelebihan dan kekurangan BOS yang telah diterima di Kas Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) setiap triwulan dan setiap semester. Rekapitulasi penyerapan BOS secara nasional ini dibuat tiap triwulan untuk daerah non terpencil dan tiap semester untuk daerah terpencil, dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta disimpan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk diperlihatkan kepada pemeriksa apabila diperlukan. Laporan ini dibuat paling lambat pada minggu keempat bulan kedua dari setiap triwulan untuk daerah non terpencil, dan minggu keempat bulan kelima setiap semester untuk daerah terpencil sebagai bahan untuk penyaluran dana cadangan dan dana triwulan/semester berikutnya dari kas umum negara ke kas umum daerah provinsi.

          2. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan BOS
          Laporan ini merupakan kompilasi tahunan dari laporan rekapitulasi penggunaan BOS tiap triwulan yang telah disampaikan oleh Tim BOS Provinsi. Laporan ini dibuat tiap akhir tahun dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta disimpan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk diperlihatkan kepada pemeriksa apabila diperlukan.

          3. Pencatatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat 
          Dokumen ini harus disimpan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan diperlihatkan kepada pemeriksa apabila diperlukan. Dokumen laporan ini terdiri atas:
          a. lembar pencatatan pengaduan masyarakat;
          b. lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran;
          c. informasi tentang jenis kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

          4. Laporan Kegiatan
          Laporan ini adalah laporan kegiatan pendukung Program BOS yang telah dilaksanakan di tingkat pusat yang meliputi kegiatan sosialisasi, pelatihan, pengadaan, monitoring dan evaluasi, serta kegiatan lainnya. Kegiatan pendukung Program BOS yang dilaksanakan di pusat tergantung kepada ketersediaan dana kegiatan pada Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bersumber dari APBN, dan/atau sumber dana lain yang tersedia. Laporan ini dibuat di tiap akhir pelaksanaan, serta disimpan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk diperlihatkan kepada pemeriksa apabila diperlukan.

          5. Laporan Tim BOS Pusat
          Selain laporan yang disimpan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan pemeriksaan dan audit, Tim BOS Pusat juga harus menyampaikan dokumen laporan kepada beberapa pemangku kepentingan. Dokumen laporan yang harus disampaikan tersebut adalah:
          a. laporan realisasi penyerapan BOS tiap triwulan untuk daerah non terpencil. Laporan ini diserahkan ke Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu keempat bulan kedua tiap triwulan berjalan;
          b. laporan realisasi penyerapan BOS tiap semester untuk daerah terpencil. Laporan ini diserahkan ke Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu keempat bulan kelima tiap semester berjalan;
          c. rekapitulasi tahunan penggunaan BOS. Laporan ini diserahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan paling lambat akhir bulan Januari tahun berikutnya.

          E. Format Laporan Rekapitulasi Penggunaan Dana
          Tabel Format Laporan Rekapitulasi Penggunaan Dana bisa dilihat pada halaman 95-96 pada Juknis BOS (Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017)

          F. Ketentuan Pajak
          Ketentuan pajak terkait penggunaan BOS di sekolah harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pajak nasional dan pajak daerah. 

            Download Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS

            Selengkapnya mengenai Pertanggungjawaban Keuangan BOS silahkan lihat Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS pada Bab VIII atau unduh berkasnya di bawah ini:

            Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS



            Download File:
            Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS .pdf

            Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai Pertanggungjawaban Keuangan BOS Sesuai Permendikbud No 8 Tahun 2017 Tentang Juknis BOS. Semoga bisa bermanfaat.

            Lihat juga:
            Ketentuan Penggunaan Dana BOS Sesuai Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017

            Panduan Praktis SMK Fullday

            Berikut ini adalah berkas Buku Panduan Praktis SMK Fullday. Download file format PDF. Berkas ini ditujukan sebagai referensi untuk Guru, Kepala Sekolah dan lain-lain di SMK.

            Panduan Praktis SMK Fullday
            Panduan Praktis SMK Fullday

            Panduan Praktis SMK Fullday

            Berikut ini kutipan keterangan dari isi Panduan Praktis SMK Fullday:

            Panduan disusun untuk memberikan kemudahan bagi SMK untuk langkah mengembangkan diri dari SMK regular biasa menjadi SMK dengan muatan lebih besar guna menjamin lulusan terserap di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Keberterimaan (employability) lulusan SMK sampai saat ini masih menjadi permasalahan besar bagi dunia pendidikan. Sehingga pemerintah dan masyarakat harus terus berupaya mengambil langkah strategis untuk menjawab permasalahan ini. Panduan ini sangat ringkas dan praktis. Untuk mempertajam pelaksanaan kegiatan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah masing-masing.

            SMK sistem fullday disusun bukan saja untuk menambah jam belajar siswa di SMK tetapi dirancang untuk lebih pada kebutuhan dan tuntutan pengguna lulusan SMK. Kebekerjaan (employability) siswa SMK adalah muara dari semua proses penyelenggaraan SMK dengan segenap daya dukung yang harus disiapkan. Penajaman arah lulusan SMK untuk siap bekerja adalah mengembalikan filosofi dasar berdirinya pendidikan kejuruan.

            Dalam buku panduan ini ada 3 ranah yang akan dijadikan tujuan SMK sistem fullday. Ranah pengetahuan, lulusan SMK bukan saja mencapai level mengevaluasi tetapi sampai pada level mencipta produk. Pada ranah keterampilan level kompetensi lulusannya mencapai level kompeten yang lebih tajam dan dan dalam. Dari dua ranah itu diharapkan sikap lulusannya menjadi lebih unggul, siap kekerja, disiplin tinggi dan mandiri. Sehingga buku ini terdiri atas panduan penguatan kualifikasi kompetensi, panduan kompetensi penunjang karir dan bagaimana mengoptimalkan daya dukung institusi sekolah. Kepada kepala sekolah SMK silahkan dapat diterapkan buku ini di sekolah masing-masing tentu dengan menyesuaikan kebutuhan dan kekuatan yang ada.

            FULLDAY SCHOOL DAN EMPLOTABILITY SKILLS

            FULLDAY SCHOOL
            Program fullday school pada hakekatnya tidak hanya upaya menambah waktu dan memperbanyak materi pelajaran saja, namun untuk mengkondisikan siswa agar memiliki pembiasaan hidup yang baik serta pembinaan kejiwaan, mental dan moral anak. Oleh karena itu sekolah dengan sistem ini harus dilengkapi dengan program rekreatif dalam pembelajaran agar tidak timbul kebosanan dalam menempuh studinya. Secara de facto banyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia yang sudah menerapkan sistem fullday school. Penerapan sistem ini didasarkan pada kebutuhan capaian pembelajaran di setiap kompetensi. SMK sistem fullday dapat dilihat pada hampir semua pembelajaran kejuruan terutama praktik sudah menggunakan sistem blok atau semi blok. Selain itu pembelajaran di SMK dilaksanakan di dalam dan atau di luar sekolah dalam hal ini Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta pembelajaran dilakukan di dalam jam formal di luar jam formal. Bahkan di beberapa sekolah ada yang harus masuk malam karena menyesuaikan dengan perilaku praktik yang dibutuhkan, misalnya praktik pemijahan benih ikan harus dilakukan pada malam hari. Ada beberapa definisi tentang fullday school. Menurut Baharudin (2009:231) fullday school mempunyai beberapa keunggulan yaitu siswa akan mendapatkan pendidikan umum dan pendidikan keIslaman serta dapat mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan ekstra kurikuler. Hasan (2006:111) menegaskan fullday school bertujuan untuk mengembangkan seluruh potensi kepribadian siswa dengan lebih seimbang. Sedangkan menurut Nur Asni Alfiana Alfiah (2014) menjelaskan sekolah model fullday school dapat meningkatkan kecerdasan emosional dan tingkat penyesuaian sosial. Sementara itu Budi Winarni (2015) menengarahi adanya pengaruh antara penerapan fullday school terhadap kedisiplinan siswa. Dari beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa fullday school adalah model sekolah yang menerapkan pendidikan yang dapat mengembangkan seluruh potensi siswa dan meningkatkan kecerdasan emosional dan tingkat penyesuaian sosial yang dilakukan sehari penuh.

            EMPLOYABILITY SKILLS
            Secara sederhana employability skills adalah ketrampilan yang dapat digunakan untuk bekerja atau istilah populernya adalah kebekerjaan. Menurut Goodwin (2012: 3) employability skill meliputi: non-technical skills, including generic skills, essential skills, soft skills, key competencies, transferable skills, enterprise skills and general capabilities. Employability skill diperoleh pada saat seseorang mengikuti pembelajaran. Ketrampilan non teknik (non-technical skills) bukan saja ketrampilan yang berhubungan dengan kemampuan bekerja secara langsung, tetapi kemampuan yang secara luas yang berhubungan dengan kemasyarkatan, seperti kewarganegaraan dan etika berperilaku. Kompetensi kunci (key competencies) adalah kompetensi yang berkaitan dengan jenis pekerjaan. Sedangkan transferable skills adalah ketrampilan mentranfer jika ditempat pekerjaan ada perkembangan/perubahan ketrampilan kunci. Seseorang yang memiliki employability skill yang baik akan mempunyai kinerja yang baik pula.

            Goodwin (2012: 3) membuat kerangka kerja yang menghubungkan antara employability skills, technical skills, dan ketrampilan inti dalam berbahasa dan berhitung dikaitkan dengan kinerja. Kerangka kerja tersebut menunjukkan bahwa kinerja sangat ditentukan oleh ketrampilan bekerja, ketrampilan teknik, ketrampilan berbahasa dan berhitung. Employability skills adalah suatu ketrampilan yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan atau untuk dapat tetap bekerja, meliputi ketrampilan personal, ketrampilan interpersonal, sikap kebiasaan, dan perilaku (Lankard, 1990). Employability skills juga dimaknai sebagai sekumpulan ketrampilan non-teknis yang bersifat dapat ditransfer yang diperlukan untuk memasuki dunia kerja, untuk tetap bertahan dan mengembangkan karir di tempat kerja, ataupun untuk pengembangan karir di tempat kerja baru (Yorke, 2006). Dari beberapa pendapat diatas, employability skills dapat disimpulkan sebagai ketrampilan teknis dan non teknis yang dapat digunakan untuk bekerja.

            MENUJU SMK SISTEM FULLDAY
            SMK sistem fullday tidak lain bertujuan untuk mencapai tingkat employability skills siswa yang tinggi. Tujuan ini sangat penting karena mengfokuskan lulusan SMK yang siap bekerja, baik untuk dirinya maupun orang lain, adalah erat kaitannya dengan kualitas penyelenggaraan proses pembelajaran di sekolah. Menambah atau bahkan mengaburkan dengan tujuan lain bisa jadi akan memperburuk citra SMK bahkan menurunkan kualitas lulusannya. Secara mudah bagaimana SMK sistem fullday bekerja adalah seperti yang gambar di bawah ini.

            SMK Sistem Fullday
            SMK Sistem Fullday

            Gambar di atas menunjukkan bahwa SMK sistem fullday memiliki konsekuensi yang sangat luas. Pencapaian pengetahuan dan ketrampilan serta sikap siswa harus memiliki nilai lebih dari SMK sistem reguler. Pengetahuan yang dicapai harus sampai pada tahap mencipta, sementara ranah keterampilan SMK sistem fullday harus mencapai level kompetensi yang lebih kuat dan tajam. Demikian juga sikap siswa yang dihasilkan adalah lebih baik dari SMK lainnya. Guna menjamin ketercapaian employability skills siswa yang tinggi, SMK harus memiliki dukungan kuat dari dalam maupun luar institusi. Dari internal sekolah penguatan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP) sudah harus memiliki kelebihan dan keunggulan. Dari eksternal sekolah meliputi DUDI sebagai mitra wajib, asosiasi profesi dan LSP sebagai tolok ukur ketercapaian setiap kompetensi siswa menjadi sangat penting. Ketercapaian proses kualitas pelatian dapat terlihat dari berjalannya Praktek Kerja Lapangan (PKL) minimal 6 bulan, magang minimal 8 bulan (khusus untuk SMK 4 tahun) dengan baik, berjalannya Teaching Factory atau Unit Produksi atau Bisnis Center sampai menghasilkan profit. Berdasarkan kebutuhan DUDI lulusan SMK selain dibutuhkan kualifikasi minimal tamatan, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan pengembangan karir sebagai pekerja. Kualifikasi minimal tamatan, sekolah dapat dilakukan dengan dengan penajaman kompetensi, pengelolaan Usaha Produk Kreatif, Revitalisasi Teaching Factory atau Unit Produksi atau Bisnis Center, menumbuhkan Gerakan Budi Pekerti,Gerakan Literasi Sekolah, Sinkronisasi Kurikulum DUDI dan sekolah, Uji kompetensi dan sertifikasi minimal LSP P 1, Praktek Kerja Lapangan (PKL) 6 bulan, Magang 8 bulan (SMK 4 th) dan menguasai bahasa internasional selain English. Sementara pengembangan karir siswa, sekolah dapat melakukan pramuka yang mendukung kompetensi siswa, SMK ber-KAIZEN, mengembangkan ketarunaan/ke-smapta- an, mengadakan kegiatan Achievement Motivation Training, pengembangan karir pakai model Adversity Quotient, SMK siaga bencana dan kegiatan Safety Health Environmental (SHE).

              Download Panduan Praktis SMK Fullday

              Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas Panduan Praktis SMK Fullday ini silahkan lihat pada file preview atau download file di bawah ini:

              Panduan Praktis SMK Fullday



              Download File:
              PANDUAN FULL DAY SMK.pdf

              Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Panduan Praktis SMK Fullday. Semoga bisa bermanfaat.

              Sumber: Direktorat Pembinaan SMK - Kemdikbud

              Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis

              Berikut ini adalah berkas contoh Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel. Download file dalam format .xlsx Microsoft Excel. Berkas ini mudah-mudahan berguna sebagai referensi ditujukan untuk Pengelola Perpustakaan baik itu Guru, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Staf Tata Laksana atau Tata Usaha dan lain-lain yang terlibat dalam organisasi Perpustakaan Sekolah.

              Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis
              Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel


              Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis ini mungkin bermanfaat juga bagi anda yang membutuhkan referensi yang berhubungan juga dengan berkas Aplikasi Perpustakaan Sekolah lainnya seperti cara membuat aplikasi perpustakaan dengan excel, aplikasi perpustakaan sekolah full gratis, download aplikasi perpustakaan gratis, aplikasi perpustakaan sekolah dasar, membuat aplikasi perpustakaan dengan excel 2007, aplikasi administrasi perpustakaan sekolah gratis, aplikasi perpustakaan sekolah berbasis web, aplikasi perpustakaan berbasis web dan lain-lain.

              Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel

              Pada Aplikasi Perpustakaan Sekolah dengan Microsoft Excel ini ada beberapa sheet atau menu yang dijelaskan juga pada bagian Petunjuk Penggunaan, diantaranya:

              Menu Input
              • Input Data Umum; klik input data umum kemudian ganti data yang ada dengan data sekolah anda.
              • Kode Klasifikasi Buku; klik kode klasifikasi untuk melihat nomor dari klasifikasi buku yang dipinjam/kembalikan siswa.
              • Denda Keterlambatan; klik denda keterlambatan untuk melihat atau mengatur besarnya denda.
              • Input Data Pinjam dan Kembali; klik input data pinjam/kembali untuk mengisi data pinjam dan kembali buku perpustakaan.

              Lihat/Cetak Pinjam dan Kembali
              • Per Siswa; klik per siswa untuk melihat rekap peminjaman/kembali siswa, jangan lupa lihat nomor urutnya di input data pinjam/kembali.
              • Per Tanggal; klik per tanggal untuk melihat siapa saja yang meminjam/kembali pada tanggal tertentu.
              • Per Kelas; klik per kelas untuk melihat rekap peminjaman/kembali per kelas, untuk melihat per kelas tertentu gunakan petunjuk filternya.
              • Per Kode Klasifikasi; klik per kode buku untuk melihat siapa saja yang pernah meminjam buku tertentu.

              Lihat/Cetak Surat
              • Peringatan Tagihan Denda; pastikan sudah klik per siswa dan melihat nama siswa sebelum klik teguran tertulis, surat otomatis langsung bisa dicetak sesuai nama yang diinginkan.
              • Laporan Per Bulan; klik laporan per bulan untuk melihat data dan grafik pelaksanaan pada bulan yang diinginkan.
                Pada Aplikasi Perpustakaan Sekolah ini sudah dilengkapi dengan laporan-laporan berupa Rekapitulasi dan disertakan juga grafik untuk mengevaluasi perkembangan kegiatan perpustakaan.

                  Download Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis

                  Selengkapnya mengenai susunan dan isi berkas ini silahkan lihat pada pratinjau atau file preview di bawah ini:

                  Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis



                  Download File:

                  Demikian yang bisa kami sampaikan mengenai keterangan berkas dan share file Aplikasi Perpustakaan Sekolah Format Microsoft Excel Download Gratis. Semoga bisa bermanfaat.